Suatu sore karena buku yang ter tinggal di kelas, membuat Nanda harus kembali kesekolah dan berniat mengambil buku yang tertinggal tersebut. Setelah mendapatkan ijin dari penjaga sekolah Nanda berjalan menuju kelas. Susasana yang berbeda mulai dirasakan Nanda setiap melewati kelas kelas yang kosong. kelas yang biasanya ramai oleh anak anak kini terasa sunyi, langkah sepatu Nanda terdengar lebih keras dari biasanya.
Beberapa kelas sudah dilewati, Nanda mulai merasa seperti ada yang mengikuti, beberapa kali nanda berhenti dan menengok kebelakang, namun tak ada siapapun.
Jantung nanda mulai berdebar lebih cepat, bulu bulu kuduk berdiri, namun niat mengambil buku yang tertinggal tetap dilaksanakan.
Setelah melewati kelas VIII, nanda harus melewati lapangan kecil dekat mushola, di tempat wudu nada mendengar ada yang memanggil namanya dengan suara lirih, nanda tak mempedulikan, dia semakin cepat berjalan menuju kelas yang ada di ujung sekolah. bagian terjauh di sekolahnya itu.
Perasaan tak enak kembali menyeruak di benak Nanda ketika dia melihat pintu kelasnya yang bergerak karena tertiup angin, nanda melahkah pelan mendekat ke pintu masuk. Entah apa yang terjadi, tiba tiba nanda Jatuh dan tak sadarkan diri.
Dalam ketaksadaraanya itu, nanda berasa di elu elukan oleh banyak sekali anak anak kecil yang tak menggunakan selembar benangpun. Dia di elu elukan, dilempar dan digotong kesana kemari oleh mahluk mahluk yang entah apa namanya. Mungkin itu adalah hantu-hantu yang selama ini mengikuti Nanda.
Bersambung
Beberapa kelas sudah dilewati, Nanda mulai merasa seperti ada yang mengikuti, beberapa kali nanda berhenti dan menengok kebelakang, namun tak ada siapapun.
Jantung nanda mulai berdebar lebih cepat, bulu bulu kuduk berdiri, namun niat mengambil buku yang tertinggal tetap dilaksanakan.
Setelah melewati kelas VIII, nanda harus melewati lapangan kecil dekat mushola, di tempat wudu nada mendengar ada yang memanggil namanya dengan suara lirih, nanda tak mempedulikan, dia semakin cepat berjalan menuju kelas yang ada di ujung sekolah. bagian terjauh di sekolahnya itu.
Perasaan tak enak kembali menyeruak di benak Nanda ketika dia melihat pintu kelasnya yang bergerak karena tertiup angin, nanda melahkah pelan mendekat ke pintu masuk. Entah apa yang terjadi, tiba tiba nanda Jatuh dan tak sadarkan diri.
Dalam ketaksadaraanya itu, nanda berasa di elu elukan oleh banyak sekali anak anak kecil yang tak menggunakan selembar benangpun. Dia di elu elukan, dilempar dan digotong kesana kemari oleh mahluk mahluk yang entah apa namanya. Mungkin itu adalah hantu-hantu yang selama ini mengikuti Nanda.
Bersambung
